Ketika aku menyadari agak susah ngatur emosi.
Aku kalo emosi gak sampek banting-banting barang sihh.
Tapi ngomongnya bisa nyakitin banget.
Jadi aku iseng cari info untuk melatih kecerdasan emosi pada anak.
Ntar kalo punya anak biar anak pinter memanage emosi.
Aku nemu artikel yang menurutku menarik dan aku bahas juga pengalamanku bekerja sama anak-anak.
https://www.haibunda.com/parenting/20190102134251-62-30190/6-cara-mengajari-anak-mengenal-emosi?fbclid=IwAR0rm5z8zF4Q15DJQPY0yOzbWSghwDGJIxlLNC5VN2psihRaq7OnAVtlgOE
1. Abaikan perilaku yang tak diinginkan
Ketika anak melakukan perilaku kurang baik, perlu diabaikan namun juga dilain waktu dijelaskan kalo hal itu kurang baik dilakukan.
2. Kejutkan anak dengan hal tak terduga
Anak kecil mudah terhibur dengan hal-hal kecil. Contohnya aja orang tua membuat teater boneka atau teater boneka jari. Nih contohnya.
3. Ajak anak gunakan bahasa positif.
Ketuaku sampai pernah curhat. Anak-anak kalo dikasih tau jangan lakukan, beberapa saat kemudian malah melakukan hal yang dilarang itu tadi. Contohnya jangan lari, otomatis anak malah lari. Kata jangan malah diartikan sebagai kata perintah. Aku sempet baca di salah satu artikel emg gitu. Ketika dibilang jangan lari, anak mendengar hanya kata lari saja.
4. Memberikan pekerjaan
Berikan anak tugas sederhana kepada anak dan ketika anak bisa menyelesaikannya, jangan lupa untuk memujinya. Dengan pujian, anak lebih percaya diri dalam melakukan tugasnya.
5. Ajak anak lakukan sesuatu dengan menyenangkan biar anak gak ngerasa bosan
6. Memberi nama pada emosi
Kenalkan anak-anak tentang emosi pada manusia sperti senang, sedih, kecewa, marah, dll. Aku juga inget, buku anak dari keluarga asuhku punya buku tentang emosi. Jadi semua emosi itu tercantum dalam sebuah cerita di buku. Jadi anak bisa lebih memahami tentang emosi. Hal ini juga bisa membuat anak bisa mengungkapkan emosi yang dirasakan kepada orang tua.
Ada pertanyaan langsung aja PM ke https://www.instagram.com/rae8220/